Menu navigasi yang bagus di sidebar dan/atau di footer akan sangat membantu pengunjung. Membantu mereka menemukan posting dan artikel yang mereka inginkan. Banyak cara yang mudah digunakan di situs Wordpress.
Sebagai designer dan pemilik blog, kita bisa aja menaruh segala sesuatu sesuai keinginan kita, tapi akan membuat blog itu ga user-friendly. Dua tema standar yang ada (kubrick dan classic) keduanya menggunakan sidebar untuk menempatkan link. Tema yang lain menggunakan navigasi di header atau footer. Link Navigasi biasanya terdiri.
Kode template yang bisa menghasilkan daftar link navigasi bisa dilihat di sidebar tema default Wordpress. Kita akan membahas link navigasi di atas.
Artikel ini berisi berbagai cara untuk menghiasi sidebar. Antara lain menampilkan gambar acak, hadist, kutipan-kutipan, mini post, ikon rss feed. Dan daftar situs untuk mencari plugin gratis yang bisa di taruh di sidebar.
Kita bisa aksesoris untuk mempercantik sidebar itu. Berikut ini adalah beberapa contohnya.
Kita bisa menaruh teks atau gambar yg acak di sidebar. Ada banyak script dan teknik untuk membuat gambar acak yang akan berubah setiap halaman akan di refresh. Yang perlu diperhatikan adalah apakah script tersebut cocok dengan sidebarmu.
Foto vertikal cenderung cocok dengan kolom vertikal sidebar. Bisa juga menaruh gambar horisontal selama gambar itu ga melebihi lebar sidebar. Kalo hal itu terjadi maka gambar itu akan mengacaukan layout web.
Beberapa sumber untuk membuat gambar yg ditampilkan secara acak.
Selain itu, untuk membuat teks yang dapat berubah secara acak, bisa menggunakan berbagai macam plugin. Plugin ini bermanfaat jika kita memiliki daftar link yg ingin di posting, kutipan-kutipan, atau unformasi lain yang ingin di tampilkan secara acak. Plugin itu antara lain.
Kalo pengen lihat daftar plugin untuk membuat gambar/teks tampil secara acak, klik aja di sini.
Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya.
Tau ga, kalo kita bisa naroh apapun di sidebar? Ada orang yang suka menaruh post meta data ke sidebar karena memiliki informasi tentang post dan menambah link ke kategori, tanggal yang sangat membantu pengunjung dalam hal navigasi.
Pelajaran wordpress ada artikel yang berisi tentang desain Post Meta Data Section yang ngebantu banget untuk ngoprek meta data di sidebar.
Meta data berisi informasi tentang dirimu dan sekilas info mengenai situsmu. Kita dapat menambahkan Meta data ke sidebar dengan kode gini.
Ciri khas Wordpress adalah dua bentuk utama halaman web. Tampilan single-post digunakan ketika halaman web menampilkan sebuah posting. Tampilan multi-post menyusun daftar berbagai macam post atau ringkasan post, dan dkelompokkan ke kategori, tanggal, pengarang, dan biasanya digunakan untuk tampilan normal halaman blog. Kita dapat menggunakan file template index.php untuk menghasilkan semua tipe halaman atau mengikuti hirarki file template untuk memilih file template yang berbeda tergantung kondisi.
Hirarki Wordpress template menjawab pertanyaan berikut.
Wordpress secara otomatis mengenali file template dengan standar nama tertentu dan menggunakannya untuk halaman web dengan tipe tertentu pula. Misalnya, saat user mengklik pada judul posting, Wordpress akan tahu kalo user itu ingin melihat artikel tersebut dalam satu halaman. Secara hirarki, template Wordpress akan menggunakan file single.php dibanding index.php untuk menghasilkan halaman web – jika templatemu punya file single.php. Sama juga, kalo user mengklik link pada kategori tertentu, Wordpress akan menggunakan file category.php kalo ada, kalo ga ada, maka akan menggunakan file archive.php, klo file itu juga ga ada, wordpress akan menggunakan file index.php. Kita juga bisa membuat template khusus untuk kategori tertentu.
Posting ini cuma mau ngetes apakah posting saya akan ikut terupdate di akun facebook saya.
File template kayak blok bangunan yang membentuk situsmu. File itu bekerja secara bersama-sama untuk membuat halaman web. Beberapa file (kayak file header.php dan footer.php) selalu digunakan di semua halaman web. Sedangkan yang lain digunakan kalo diperlukan aja.
Halaman web yang sederhana terdiri dari dua file :
Dalam wordpress, struktur XHTML dan CSS tetap digunakan, tapi isi halaman di hasilkan “dari belakang layar” lewat berbagai macam file template. File template dan CSS di simpan secara bersama-sama dan disebut sebagai Tema Wordpress. Kalo pengen belajar lebih banyak tentang membuat Tema, baca aja Pengembangan Tema
Struktur halaman wordpress yang sederhana terdiri dari 3 bagian dasar yaitu header, content, dan footer. Setiap bagian itu dihasilkan oleh satu file template.
Sekarang, saya udah pake wordpress 2.7.1 dan emang udah bisa posting dari blogdesk. Seperti biasa, di oprek2 dulu, dan yah, emang lebih mudah yang versi 2.7.1.
Saat ini, saya masih dalam tahap belajar nge-blog. Template yang saya gunakan ini masih jauh dari kaidah desain web yang benar. Tapi saya udah terlanjur termehek-mehek ama template ini. Di template ini ada bagian-bagian yang ingin saya hilangkan tapi ga tau caranya. Cari kesana-kemari, akhirnya, saya memang harus belajar desain theme wordpress itu. Tempat yang paling tepat untuk belajar wordpress itu ya di http://codex.wordpress.org
Jadi, sekalian deh, saya translate aja itu situs untuk belajar. Ga semua sih, yang berkaitan dengan design blog aja. Terjemahan itu menggunakan bahasa gaya saya sendiri trus langsung di praktekin di blog ini. Sekalian aja saya buat proyek namanya “PROYEK BELAJAR DESAIN WORDPRESS” he3. Semacam catatan perjalanan saya belajar desain blog (ceilee …
). Proyek ini bukan untuk menyaingi http://id.wordpress.net. Saya justru mendukung web itu, cuma saya ga berani dan ga PD ikut gabung disitu. disitu levelnya udah DEWA-nya Wordpress Indonesia. Sedangkan saya, aduh, kayak orok yang masih merah. Lagian, masak sih, ikut di web itu tapi blog sendiri masih amburadul kayak gini.
Bagian yang pertama yang akan saya terjemahkan adalah tools dan resources yang dapat membantu untuk membuat tema wordpress. Daftarnya sebagai berikut.