Sidebar, biasa di sebut juga sebagai menu, adalah kolom vertikal yang biasanya berisi berbagai macam informasi tentang sebuah situs. Pada Wordpress, sidebar biasanya ditempatkan di bagian kanan atau kiri halaman web, walaupun dalam beberapa kasus bisa saja berada di sebelah kanan dan kiri. Tutorial ini membahas informasi yang biasanya ditemukan di sidebar. Setelah membaca artikel ini, diharapkan kamu menjadi lebih bisa menambah atau merubah isi dari sidebar.
Theme wordpress yang standar atau klasik menggunakan nested lists untuk menyajikan informasi di sidebar. (Saya tidak bisa menemukan bahasa indonesia yang tepat untuk menerjemahkan kata Nested Lists – penulis) Contoh Nested Lists adalah sebagai berikut.
1: <ul><!-- open whole list -->
2: <li>Title of Section One
3: <ul>
4: <li>Apple</li>
5: <li>Orange</li>
6: <li>Banana</li>
7: </ul>
8: </li><!-- closing list under section one -->
9: <li>Title of Section Two
10: <ul>
11: <li>Beef</li>
12: <li>Chicken</li>
13: <li>Fish</li>
14: </ul>
15: </li><!-- closing list under section two -->
16: <li>Title of Section Three
17: <ul>
18: <li>Carrot</li>
19: <li>Celery</li>
20: </ul>
21: </li><!-- closing list under section three -->
22: </ul><!-- closing whole list –>
Setiap bagian Nested Lists dapat memiliki CSS ID atau class untuk membuat berbeda satu dengan yang lain, tergantung bagaimana style yang digunakan dalam CSS.
Kita tidak harus menggunakan nested list di sidebar. Terserah aja. Jika ingin menggunakan nested lists seperti contoh pada theme wordpress, kamu perlu tau bagaimana cara kerjanya. Untuk belajar lebih dalam tentang bagaimana mengubah style nested lists, silahkan baca ini.
Konon, tujuan utama sidebar adalah memberi bantuan navigasi untuk pengunjung – fungsi yang masih terus berlanjut sampai sekarang. Bantuan navigasi ini membantu pengunjung berpindah di situsmu dan menemukan informasi yang mereka perlukan. Daftar navigasi antara lain , Kategori, Halaman, Arsip, bahkan Daftar Posting Terbaru. Alat navigasi yang lain di sidebar adalah form pencari untuk membantu pengunjung mencari sesuatu di situsmu.
Informasi pertama pada Wordpress standar adalah Daftar Halaman atau kategori. Daftar halaman membantu pengunjung untuk menemukan informasi tentang situsmu seperti About, Kontak, Daftar, atau Site Map.
Informasi yang ditampilkan di sidebar di kendalikan oleh file template yang namanya sidebar.php.
Contoh penggunaan kode wordpress untuk daftar halaman di sidebar.php.
<?php wp_list_pages('title_li=<h2>Pages</h2>'); ?>
Kode di atas akan membuat judul halaman dengan heading H2 dan meletakkan daftar halaman dibawah judul. Ini hanya salah satu contoh penggunaannya dan masih banyak cara untuk mengendalikan hasil kode wordpress wp_list_pages().
Daftar kategori, membantu pengunjung untuk menemukan informasi yang diinginkan sesuai dengan topiknya. Kode wordpress kayak gini.
<li id="categories"><?php _e('Categories:'); ?> <ul> <?php wp_list_cats(); ?> </ul> </li>
Kode di atas akan menghasilkan daftar kategori dengan judul Categories. Kalo kamu ga punya postingan apapun dalam sebuah kategori, maka kategori itu ga akan keliatan.
Kubrick, sebagai tema standard Wordpress menggunakan sekumpulan tag navigasi pada file index.php, tapi kita bisa menggunakannya di sidebar untuk meningkatkan navigasi dari satu posting ke posting yang lain secara kronologis.
<div class="navigation"> <div class="alignleft"> <?php next_posts_link('« Previous Entries') ?> </div> <div class="alignright"> <?php previous_posts_link('Next Entries »') ?> </div> </div>
Contoh di atas akan nampilin link disebelah kanan dan kiri layar. Kita juga dapat mengubah kode di atas agar sesuai dengan tampilan sidebar. Ato kalo pengen ngoprek yang lebih yahud bisa di baca di sini.
Ini bagian yg paling ngebantu banget bagi pengunjung untuk langsung posting atau arsip tertentu. Posting terbaru atau arsip yang terbaru dapat ditampilkan dengan macem-macem cara di sidebar. Tema Wordpress standard dan klasik mengelompokkan arsip menurut bulan kayak gini.
<li id="archives"><?php _e('Archives:'); ?> <ul> <?php wp_get_archives('type=monthly'); ?> </ul>
Dengan menggunakan tag wp_get_archives() kita bisa ngoprek dengan berbagai cara. Misalnya kita ingin membuat daftar 15 posting terakhir menurut judul posting. Ganti aja type=monthly kayak gini :
<?php wp_get_archives('type=postbypost&limit=15'); ?>
Males nulis-nulis tag wordpress? Ada kok plugin yang bisa ngerjain itu. Liat aja di sini.
Salah satu plugin yang menawarkan banyak cara untuk menampilkan daftar posting adalah Coffee2code’s Customizable Post Listings. Misalnya jika ingin menampilkan daftar 5 posting yang baru di komentar oleh pengunjung kayak gini.
<ul>Recently Commented Posts <?php c2c_get_recently_commented(5); ?> </ul>
Ada beberapa plugin yang bisa menampilkan daftar artikel yang berhubungan. Salah satunya WordPress Related Entries Plugin by Wasabi, cukup mudah untuk di aktifkan. Kalo ingin menampilkan 10 artikel yang berhubungan di sidebar kode tag-nya kayak gini.
<li id="related"><?php _e('Related Articles'); ?> <ul><?php related_posts(10, 10, '<li>', '</li>', '', '', false, false); ?></ul></li>
[...] Customizing Your Sidebar (Ngoprek Sidebar) [...]
[...] Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya. [...]